Rabu, 30 November 2016

Ternyata Yesus Seorang Muslim..

Seseorang yang dimaksud muslim jika dia telah menggerakkan ke lima rukun Islam yakni syahadat, shalat, puasa, zakat, serta haji. Serta bagaimana dengan Yesus? Apakah benar Yesus seseorang muslim? 

Terlebih kenyataan kalau nyatanya Yesus juga mengajarkan umatnya untuk bersyahadat, shalat, puasa, zakat, haji, serta melakukan beribadah kurban seperti yang dikerjakan umat Muslim.



Ini Yaitu Bukti kalau Yesus Muslim Menurut Kitab Injil 

1. Yesus mengajarkan umatnya bersyahadat 

Yohanes Berikut hidup yang abadi itu, yakni kalau mereka mengetahui dia, hanya satu Allah yang benar, serta mengetahui Yesus Kristus yang sudah Engkau utus. { Yohanes 17 : 3 } 

2. Yesus mengajarkan umatnya Sholat serta bertobat 

M4tius Mulai sejak saat tersebut Yesus memberitakan : " Bertobatlah, sebab Surga telah dekat! " 
Jadi Ia MAJU, lantas bersujud serta berdoa, Berkata : “Ya Bapa-Ku, seandainya seumpamanya mungkin saja, biarkanlah cawan ini lantas dari pada-Ku, namun jangan sampai seperti yang Kukehendaki, tetapi satu yang Engkau kehendaki. ”{ M4tius 4 : 17 } 

3. Yesus sunat 

Lukas saat telah genap delapan hari serta Ia mesti disunatkan, Ia dinamakan Yesus, yakni nama yang dimaksud oleh malaikat sebelumnya Ia dikandung ibu-Nya. { Lukas 2 : 21 } 

4. Yesus puasa 

M4tius M4tius Serta sesudah berpuasa selama empat puluh hari serta malam, pada akhirnya laparlah Yesus. { M4tius M4tius 4 : 2 } 

M4tius berkata " Serta jika anda berpuasa, jangan sampai muram mukamu seperti orang 
munafik. Mereka merubah air mukanya, agar orang lihat kalau mereka tengah berpuasa. Saya berkata padamu : Sebenarnya mereka telah memperoleh gajinya { M4tius 6 : 16 } 

5. Yesus mengajarkan untuk berbuat amal sholeh (berbuat baik) 

Namun Saya berkata padamu : Jangan sampai engkau melawan orang yang berbuat jahat padamu, tetapi siapa juga yang menampar pipi kanan serta kirimu. Serta pada orang yang akan menyampaikan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Serta siapa juga yang memaksa engkau jalan sejauh satu mil, berjalanlah berbarengan dia sejauh dua mil. Berilah orang yang memohon padamu serta jangan sampai menampik orang yang ingin meminjam ke kepadamu. Anda sudah mendengar firman, bahawa : Kasihilah sesamamu manusia serta bencilah musuhmu. { M4tius 5 : 39 } 

6. Yesus Mengatakan Insya Allah 

Dalam rencana terkait dengan beberapa hal mendatang kita di ajarkan tidak untuk mendahului kehendak yang di atas dengan meyakinkan semua sesuatunya tetapi sebaiknya kita mengatakan Insya Allah. Ajaran yang sama sudah di sampaikan oleh Nabi Isa Almasih as/Yesus Kristus pada umatnya {Yakobus 4 : 13-17} (kalimat " JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA " pada ayat ke-15, dalam ALKITAB EDISI BAHASA ARAB, tercatat " INSYA ALLAH "). 

7. Yesus Mengajarkan Wanita Untuk menggunakan Jilbab 

PERINTAH MENUTUP AURAT BAGI PEREMPUAN. 
 " Namun PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU MENUDUNGI DENGAN KEPALA sedang yang TIDAK BERTUDUNG, iyalah mengejek kepalanya karena ia sama juga dengan wanita yang dicukur rambutnya. Sebab JIKA PEREMPUAN TIDAK MAU MENUDUNGI KEPALANYA, jadi ia harus menggunting rambutnya. Namun bila untuk wanita yaitu penghinaan kalau rambutnya dipotong, MAKA HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA. " { 1Korintus 11 : 5-6 } 

8. Yesus Mengajarkan Bersuci/Wudhu 

 " MUSA DAN HARUN dan anak-anaknya MEMBASUH TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN AIR Jika mereka masuk kedalam Kemah Pertemuan serta jika mereka datang mendekat pada mezbah itu, MAKA MEREKA MEMBASUH KAKI DAN TANGAN - SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN TUHAN KEPADA MUSA. " {Keluaran 40 : 31-32} 

9. Mengajarkan Mengkafani Jenazah 

 " Serta Yusufpun mengambil mayat itu, MENGKAPANINYA DENGAN KAIN LENAN YANG PUTIH BERSIH. " {M4tius 27 : 59}

Mengambil sumber dari : http://www.kabarsehatterbaru.com

Senin, 28 November 2016

"HALAL BUAT KAMI, HARAM BUAT TUAN"

Ulama Abu Abdurrahman Abdullah Bin Al-Mubarak Al Hanzhali Al Marwazi ulama terkenal di makkah yang menceritakan riwayat ini.
Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual haji, ia beristirahat dan tertidur.
Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka :
“Berapa banyak yang datang tahun ini?” tanya malaikat kepada malaikat lainnya.
“Tujuh ratus ribu,” jawab malaikat lainnya.
“Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya diterima?”
“Tidak satupun”
Percakapan ini membuat Abdullah gemetar.
“Apa?” .... ia menangis dalam mimpinya.
“Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?”
Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar cerita kedua malaikat itu.
“Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni. Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah.”
“Kok bisa”
“Itu Kehendak Allah”
“Siapa orang tersebut?”
“Sa’id bin Muhafah tukang sol sepatu di kota Damsyiq (Damaskus sekarang)”
Mendengar ucapan itu, ulama itu langsung terbangun, Sepulang haji, ia tidak langsung pulang ke rumah, tapi langsung menuju kota Damaskus, Siria.
Sampai disana ia langsung mencari tukang sol sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya. Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apa memang ada tukang sol sepatu yang namanya Sa’id bin Muhafah.
“Ada, di tepi kota”
Jawab salah seorang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya.
Sesampai disana ulama itu menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh,
“Benarkah anda bernama Sa’id bin Muhafah?” tanya Ulama itu
“Betul, siapa tuan?”
“Aku Abdullah bin Mubarak”
Said pun terharu, "Bapak adalah ulama terkenal, ada apa mendatangi saya?”
Sejenak Ulama itu kebingungan, dari mana ia memulai pertanyaanya, akhirnya ia pun menceritakan perihal mimpinya.
“Saya ingin tahu, adakah sesuatu yang telah anda perbuat, sehingga anda berhak mendapatkan pahala haji mabrur?”
“Wah saya sendiri tidak tahu!”
“Coba ceritakan bagaimana kehidupan anda selama ini.
Maka Sa’id bin Muhafah bercerita.
“Setiap tahun, setiap musim haji, aku selalu mendengar :
Labbaika Allahumma labbaika.
Labbaika la syarika laka labbaika.
Innal hamda wanni’mata laka wal mulka laa syarikalaka.
Ya Allah, aku datang karena panggilanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Segala ni’mat dan puji adalah kepunyaanMu dan kekuasaanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis
Ya allah aku rindu Mekah.
Ya Allah aku rindu melihat kabah.
Ijinkan aku datang …
Ijinkan aku datang ya Allah ...
Oleh karena itu, sejak puluhan tahun yang lalu setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya, sebagai tukang sol sepatu.
Sedikit demi sedikit saya kumpulkan. Akhirnya pada tahun ini, saya punya 350 dirham, cukup untuk saya berhaji.
“Saya sudah siap berhaji”
“Tapi anda batal berangkat haji”
“Benar”
“Apa yang terjadi?”
“Istri saya hamil, dan sering ngidam.
Waktu saya hendak berangkat saat itu dia ngidam berat”
“Suami ku, engkau mencium bau masakan yang nikmat ini?
“Ya sayang”
“Cobalah kau cari, siapa yang masak sehingga baunya nikmat begini. Mintalah sedikit untukku”
"Ustadz, sayapun mencari sumber bau masakan itu.
Ternyata berasal dari gubuk yang hampir runtuh. Disitu ada seorang janda dan enam anaknya.
Saya bilang padanya bahwa istri saya ingin masakan yang ia masak, meskipun sedikit.
Janda itu diam saja memandang saya, sehingga saya mengulangi perkataan saya.
Akhirnya dengan perlahan ia mengatakan :
“Tidak boleh tuan”
“Dijual berapapun akan saya beli”
“Makanan itu tidak dijual, tuan” katanya sambil berlinang mata.
Akhirnya saya tanya kenapa?
Sambil menangis, janda itu berkata “Daging ini halal untuk kami dan haram untuk tuan” katanya.
Dalam hati saya:
Bagaimana ada makanan yang halal untuk dia, tetapi haram untuk saya, padahal kita sama-sama muslim?
Karena itu saya mendesaknya lagi “Kenapa?”
“Sudah beberapa hari ini kami tidak makan. Dirumah tidak ada makanan. Hari ini kami melihat keledai mati, lalu kami ambil sebagian dagingnya untuk dimasak.
“Bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakannya kami akan mati kelaparan. Namun bagi Tuan, daging ini haram".
Mendengar ucapan tersebut spontan saya menangis, lalu saya pulang.
Saya ceritakan kejadian itu pada istriku, diapun menangis, kami akhirnya memasak makanan dan mendatangi rumah janda itu.
“Ini masakan untuk mu”
Uang peruntukan Haji sebesar 350 dirham pun saya berikan pada mereka.
”Pakailah uang ini untuk mu sekeluarga.
Gunakan untuk usaha, agar engkau tidak kelaparan lagi”.
Ya Allah ……… disinilah Hajiku
Ya Allah ……… disinilah Mekahku.
Mendengar cerita tersebut Abdullah bin Mubarak tak bisa menahan air mata.
Kisah ini memberi hikmah, bahwa membantu orang di sekitar kita bisa jadi sama nilainya dengan pergi Haji di mata Allah. 
Buat yang akan naik haji ....
atau yang sudah berhaji ...
Saudaraku ............ Ingat ...
Ada dua yang tidak kekal dalam diri manusia !
Yakni : Masa Muda dan Kekuatan Fisiknya.
Jangan Lupa ... Ada dua juga yang akan bermanfaat bagi semua orang !
Yakni : Budi Pekerti yang luhur serta Jiwa yang ikhlas memaafkan.
Perhatikan ... Ada dua pula yang akan mengangkat derajat kemulian manusia ! Yakni : Rendah hati dan suka meringankan beban hidup orang lain.
Dan ada dua yang akan menolak datangnya bencana !
Yakni : Sedekah serta menjalin hubungan silaturrahim.
Semoga kita menjadi orang orang yang dimuliakan Allah swt ... Aamiin.

Minggu, 27 November 2016

TIDUR LAGI SEHABIS SHALAT SHUBUH

Apakah yang dimaksud dengan *HAILULAH, QAILULAH & 'AILULAH?*
☆ _*HAILULAH*_ adalah : 
tidur sehabis melaksanakan sholat subuh, dinamakan demikian karena tidur tersebut dapat menghalangimu dari rejeki yang ALLAH SWT tebar pada waktu pagi hari.
☆ _*QAILULAH*_ adalah :
tidur SEBELUM melakukan sholat dhuhur sekitar 25 - 30 menit sebelum dikumandangkannya adzan dhuhur, tidur jenis ini sangat bemanfaat dan sangat dianjurkan oleh Nabi Saw.
Menjelaskan ketika musim panas rasulullah tidur sebelum Dzuhur dan ketika musim dingin beliau Nabi Muhammad tidur setelah dzhuhur
☆ _*'AILULAH*_ adalah :
tidur sehabis melakukan sholat ashar, tidur jenis satu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah : sesak napas dan murung dan gelisah.
Sebarkanlah,,,
Karena jarang diantara kita yang faham apa itu *QAILULAH, HAILULAH & 'AILULAH*
sehingga bermanfaat bagi semua dan terhindar segala macam penyakit, hissiyyah ataupun ma'nawiyyah.
aamiin yra
Wallahu`alam
Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari"
آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Ada 6 pertanyaan Tuhan yang perlu jawabanmu

1. "Apakah yang PALING TAJAM di dunia ini ?"...
Serentak manusia menjawab: "Pedang"...
Jawab Tuhan:
Yang paling tajam adalah
"lidah manusia"...
Karena melalui lidah,
manusia dengan mudah memfitnah orang, menyakiti hati, melukai perasaan orang, dan lain lain...
2. Apa yang PALING JAUH dari diri kita di dunia ini?...
Ada yang menjawab:
"Antariksa, bulan, matahari"...
Jawab Tuhan:
Yang paling jauh adalah "masa lalu"...
Siapa pun kita dan bagaimanapun kita dan betapapun kayanya kita, tetap TIDAK bisa kembali
ke masa lalu...
Sebab itu kita harus menjaga hari ini dan
hari-hari yang akan datang...
3. Apa yang PALING BESAR
di dunia ini?...
Ada yang menjawab:
"Gunung, bumi, matahari"...
Jawab Tuhan:
Yang paling besar di dunia ini adalah "nafsu"...
Banyak manusia celaka karena menuruti hawa nafsunya...
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi...
Karena itu hati-hati dengan hawa nafsu!!!
4. "Apa yang PALING BERAT
di dunia ini?"...
Ada yang menjawab:
"Baja, besi, gajah"...
Jawab Tuhan:
Yang paling berat "janji"...
Hal yang gampang diucapkan tapi sulit dilakukan...
5. "Apa yang PALING RINGAN di dunia ini?"...
Ada yang menjawab:
"Kapas, angin, debu,
daun-daun kering"...
Jawab Tuhan:
Yang paling ringan di dunia ini adalah:
"Melupakan AKU dan Meninggalkan AKU"...
Lihatlah banyak orang yang karena harta, tahta, wanita, jabatan, dengan mudahnya meninggalkan AKU...
6. Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia
ini?...
Ada yang menjawab:
"Orang tua, sahabat, teman, kerabatnya"...
Jawab Tuhan:
Yang paling dekat dengan kita adalah "KEMATIAN"...
Sebab kematian adalah PASTI adanya dan dapat terjadi sewaktu-waktu...

Mari kita sama-sama membetulkan : Aamiin, Ins syaa Allah, Assalamu'alaikum

★ Aamiin
★ In Syaa Allah
★ Menyingkat kata Assalamu'alaikum.
💦💦💦💦💦

★ Dalam bahasa Arab ada 4 kata amin yg berbeda makna :
- Amin = Aman
- Aamin = meminta perlindungan
- Amiin = jujur
- Aamiin = Ya Allah, kabulkanlah do'a kami
💦💦💦💦💦

★ Kita seharusnya tidak menulis :
Insya Allah = Menciptakan Allah (naudzubillah ..)

Tapi pastikan kita menulis :
In syaa Allah =  dengan izin Allah
💦💦💦💦💦

★ Assalamualaikum, jgn disingkat, karena ;

1. As = orang bodoh ; keledai
2. Ass = pantat
3. Askum = celakalah kamu
4. Assamu = racun
5. Samlekum = matilah kamu
6. Mikum = dari bahasa Ibrani Mari Bercinta.

- Salam pendek,
- Salam sedang dan
- Salam panjang telah dicontohkan oleh Nabi dan tidak merubah makna aslinya :

1⃣ Salam pendek : "Assalamualaikum". dengan 10 kebaikan.

2⃣ Salam sedang : "Assalamualaikum warahmatullah". dengan 20 kebaikan.

3⃣ Salam panjang : "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh". dengan kebaikan sempurna.

Dengan penjelasan ini, mudah-mudahan tidak ada lagi yang menyingkat karena dapat merubah maksud baik kita😊😊 smoga bermanfaat

PELIHARALAH DIRIMU DAN KELUARGAMU DARI API NERAKA 🔥🔥🔥

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ
 وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُم وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
[QS.At-Tahrîm/66:6]

🌹 "WANITA & LAKI-LAKI DI DALAM  HUKUM ISLAM"

WANITA perlu taat kepada suaminya, setelah itu baru kepada Bapak dan Ibunya. Tapi tahukah, bahwa laki-laki wajib taat kepada Ibunya 3X lebih utama dari pada kepada Bapaknya...

Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada Laki-laki.
Tapi tahukah bahwa harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada Suaminya, sementara apabila laki-laki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk Isteri dan anak-anaknya...

Wanita bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, jika ia meninggal karena  melahirkan in syaa Allah mati syahid ... niscaya Surga akan menantinya.

Di akhirat kelak, seorang laki-laki akan mempertanggung jawabkan _4 wanita,_yaitu:
1. Isterinya
2. Ibunya,
3. Anak Perempuannya dan
4. Saudara Perempuannya

Artinya :
Bagi seorang Wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang laki-laki, yaitu :
1. Suaminya
2. Ayahnya
3. Anak Laki-lakinya dan
4. Saudara Laki-lakinya

Seorang wanita boleh memasuki Pintu Surga melalui Pintu Surga yang mana saja yang disukainya..  dengan syarat :
1. Shalat 5 waktu
2. Menutup Aurat
3. Puasa di bulan Ramadhan
4. Taat kepada Suaminya

☝ Seorang laki-laki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat kepada suaminya serta menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLAH SWT, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata...

🌹 Di kirim khusus kepada wanita shalihah agar senantiasa :
@ Bersabar saat tertekan
@ Tersenyum di saat hati menangis
@ Diam saat terhina
@ Mempesona karena memaafkan
@ Mengasihi tanpa pamrih
@ Bertambah kuat di dalam do'a dan pengharapan...


Semoga bermanfaat

Minggu, 20 November 2016

Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak

Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah  merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdoa,
berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:
الدعاء لا يرد بين الأذان والإقامة

“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak”

(HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)
Dengan demikian jelaslah bahwa amalan yang dianjurkan antara adzan dan iqamah adalah berdoa,

Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
لا إن كلكم مناج ربه فلا يؤذين بعضكم بعضا ولا يرفع بعضكم على بعض في القراءة أو قال في الصلاة

“Ketahuilah, kalian semua sedang bermunajat kepada Allah maka janganlah saling mengganggu satu sama lain.Janganlah kalian mengeraskan suara dalam membaca Al Qur’an,’ atau beliau berkata, ‘Dalam shalat’,”

(HR. Abu Daud no.1332, Ahmad, 430, dishahihkan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Nata-ijul Afkar, 2/16).